• Renstra FKG UNSYIAH

    BAB I

    PENDAHULUAN

     

     

    Rencana Strategis (Renstra) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala merupakan road map pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala 2015-2019 sebagai tahapan kegiatan dari sistem perencanaan yang akan menghasilkan seperangkat kebijaksanaan dan rencana program berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan dan kinerja yang telah dicapai. Renstra yang disusun merupakan acuan untuk implementasi pelaksanaan program secara terarah dan terukur sesuai dengan target yang akan dicapai. Renstra merupakan alat dan strategi yang dipakai dalam mewujudkan visi dan misi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala sesuai dengan target yang telah dicanangkan.

    Pembangunan pendidikan nasional termasuk pendidikan tinggi dimasa depan diarahkan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat jasmani dan mental, berilmu, memiliki kompetensi dalam berbagai kehidupan, terampil, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab serta memiliki wawasan kemasyarakatan dan kebangsaan yang tinggi. Untuk meningkatkan kualitas lulusan, dilakukan melalui pengembangan kurikulum berbasis kompetensi sesuai dengan tuntuan lapangan kerja dan persaingan global serta kebutuhan pembangunan lokal dan nasional dengan memasukkan kegiatan kewirausahaan, mendatangkan technical assistence, mengadakan kuliah tamu dari berbagai kalangan pengguna lulusan perguruan tinggi.

    Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala secara berkesinambungan berupaya untuk meningkatkan jumlah dan mutu penelitian, memperbaiki fasilitas penunjang pendidikan, memperbaiki dan meningkatkan kualitas peralatan laboratorium, pengembangan fasilitas perpustakaan, melakukan perawatan dan perbaikan sarana pendidikan yang ada melalui berbagai kerjasama dengan pihak luar. Hal ini guna menunjang peningkatan kualitas proses belajar mengajar dalam upaya penyelesaian studi tepat waktu sehingga dapat mengurangi akumulasi jumlah mahasiswa. Kegiatan pengabdian pada masyarakat diarahkan untuk kemaslahatan melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk maksud tersebut dilakukan peningkatan kerjasama pengabdian dengan pihak luar seperti masyarakat, instansi, dan organisasi yang ada. Disamping itu melalui optimalisasi pemanfaatan bersama sarana dan prasarana yang ada, menjalin dan meningkatkan mekanisme kerjasama yang jelas dengan institusi terkait untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kinerja, efisiensi, dan produktivitas.

     

     

    BAB II

    DASAR KEBIJAKAN

     

     

    2.1. Amanat Perundang-undangan

    Untuk dapat menjalankan amanat terhadap pendidikan nasional, maka Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala memperjelas arah tujuannya yang dituangkan ke dalam visi, misi, dan tata nilai yang harus dijalankan dengan mengacu kepada perundang-undangan berikut :

    1. Undang-Undang Dasar 1945
    2. Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 dan undang-undang nomor 25 tahun 1999 tentang otonomi daerah dan perimbangan keuangan antara pusat dan daerah
    3. Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Peraturan pemerintah nomor 60 tentang perguruan tinggi dan 61 tahun 1999 tentang perguruan tinggi negri sebagai badan hukum
    4. Keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 200/O/1995 tentang organisasi dan tatalaksana Universitas Syiah Kuala

     

     

    2.2 Visi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala

    Menjadi Fakultas Kedokteran Gigi yang inovatif dan terkemuka di tingkat nasional untuk menghasilkan lulusan yang profesional, mandiri, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika

     

    2.3 Misi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala

    Dalam upaya untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan, misi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Kuala adalah:

    1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran kedokteran gigi yang berkualitas serta profesional berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung etika dan moral
    2. Mengembangkan program pendidikan sesuai kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedokteran Gigi (IPTEKDOKGI) dengan berlandaskan Iman dan Taqwa (IMTAQ)
    3. Melaksanakan dan mengembangkan penelitian kedokteran gigi sebagai upaya pengembangan pengetahuan dan teknologi kedokteran gigi
    4. Melaksanakan pengabdian dan pelayanan kesehatan gigi yang optimal kepada masyarakat melalui kerjasama lintas sektoral

     

    2.4 Tujuan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala

    1. Menjadikan Fakultas Kedokteran Gigi yang bermutu dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian
    2. Menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi untuk  menerapkan dan melaksanakan ilmu pengetahuan kedokteran gigi berdasarkan nilai-nilai iman dan taqwa
    3. Menghasilkan lulusan yang mampu mengimplentasikan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedokteran Gigi yang diterapkan dalam pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat
    4. Meningkatkan kerjasama institusi di bidang kedokteran gigi untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

     

    2.5 Tata Nilai

    Untuk mencapai tujuan tersebut, kebijakan penyelenggaraan kegiatan pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala didasarkan pada tata nilai yang mengarah kepada :

    1. Kepemimpinan yang kuat, menunjukkan perilaku visioner, kreatif, inovatif, pekerja keras, berani melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dan bertanggung jawab
    2. Kreatifitas dan inovasi, selalu mencari ide-ide baru untuk dapat menjalankan tugas dan peran yang lebih baik
    3. Etika dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, menjalankan profesi, berpegang tegus pada norma-norma atau pada peraturan yang berlaku dimasyarakat, negara, dan agama serta kaidah moral dan etika ilmu pengetahuan
    4. Sinergi, bekerjasama untuk dapat memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimiliki  Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala
    5. Ekselensi, berusaha secara maksimal untuk mencapai hasil yang sempurna, kebersamaan sosial dan tanggung jawab dalam menjaga kerukunan dan peduli terhadap masyarakat sekitar

    BAB III

    HASIL ANALISIS EVALUASI DIRI

     

    Hasil analisis evaluasi diri merupakan acuan penting dalam menyusun dokumen rencana strategis Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala sehingga dapat berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran. Adapun ringkasan hasil analisis evaluasi diri Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala sebagai berikut :

    Sebagai Fakultas yang baru berdiri, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala  dituntut untuk terus meningkatkan mutu akademik dengan memperbaiki sistem pengajaran, ketenagakerjaan, sarana, prasarana dan tata kelola fakultas secara terus menerus dan berkesinambungan. Paradigma pembangunan dan pengembangan FKG ke depan mengacu pada visi, misi, tujuan dan sasaran program. Keempat komponen ini merujuk pada tri darma perguruan tinggi yang terjustifikasi sebagai berikut:

    1. Menyelenggarakan Tridarma Perguruan Tinggi untuk mendukung pembangunan di bidang kesehatan gigi baik pada tingkat lokal, nasional maupun internasional
    2. Meningkatkan kualitas akademik baik pengetahuan maupun ketrampilan klinik dengan menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) melalui metode Problem Based Learning (PBL) untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten
    3. Meningkatkan peran dalam penelitian dalam upaya menjawab berbagai tantangan di bidang kedokteran gigi
    4. Memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, sesuai dengan kebutuhan masyarakat
    5. Menerapkan manajemen mutu terpadu melalui penerapan prinsip transparansi, partisipatif, efisien, dan produktif, dan mandiri serta mempunyai tata kelola yang baik (Good Faculty Governance)
    6. Memperkuat dan memperluas jaringan kerjasama institusional dalam rangka mengembangkan pendidikan kedokteran gigi, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

     

    Proses pembelajaran di FKG Unsyiah dilaksanakan dengan sistem KBK dengan metode Problem Based Learning (PBL) yang telah dilaksanakan sejak tahun 2006. Untuk memperkuat aktivitas PBL, FKG Unsyiah telah melakukan berbagai upaya seperti koordinasi kerja di tingkat internal dengan pembentukan tim penunjang pendidikan meliputi Tim Dental Education Unit (DEU), Kurikulum, pengelola skripsi, Kepaniteraan Klinik Senior (KKS), Tim Jurnal, Tim pengelola RSGM, Tim Osce dan CBT, Tim SP-4, PPAK, Komisi Etik, Komite Medik, Tim Pengelola web dan Tim SJMF di tingkat fakultas. Koordinasi kerja di tingkat eksternal  dengan berbagai instansi/lembaga lain, dan kerjasama dengan University Sains Malaysia (USM), FKG UI, USU, FKG UNPAD, FKG UGM, Perpustakaan Daerah, rumah sakit jejaring dan organisasi profesi lainnya telah dilakukan untuk mendukung aktivitas PBL sehingga tujuan untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi dapat tercapai.

    Ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dan berkualifikasi tinggi  sebagai pengelola fakultas menjadi perhatian khusus untuk mendukung tata kelola fakultas yang baik. Rekrutmen tenaga pengajar dan staf honorer pendukung dilakukan secara transparan dan akuntabel  dengan mempertimbangkan kualitas dan kebutuhan organisasi. Sampai saat ini FKG Unsyiah telah memiliki tenaga pengajar akademik sejumlah 79 orang dengan rincian dosen tetap 74 orang dan tidak tetap 5 orang. Sesuai bidang 56 orang dan tidak sesuai bidang 18 orang. Sedangkan tenaga pengajar profesi berjumlah 54 orang dengan rincian 47 orang dosen tetap, 7 orang tenaga pengajar tidak tetap dan 6 orang dosen sedang menjalani tugas belajar. Peningkatan kualitas dan kuantitas  staf pengajar dan tenaga pedukung dilaksanakan terus menerus dengan membuat perencanaan upgrading sumber daya manusia yang meliputi kegiatan seperti workshop, hands on, seminar, Fellowship, dan mengikuti pendidikan ke  jenjang lebih tinggi.

    Sarana dan prasarana penunjang kegiatan akademik secara bertahap terus dilengkapi, sehingga kegiatan belajar mengajar dan penelitian  berlangsung dengan baik. FKG  Unsyiah telah dilengkapi oleh berbagai sarana pembelajaran antara lain dental simulator, manekin RJP, dan berbagai phantom untuk praktikum ilmu kedokteran klinik, serta Laboratorium kedokteran dasar. Akses internet sudah sangat baik sehingga proses administrasi akademik dapat dilakukan secara on-line seperti komunikasi dosen wali on-line, paper less office, pengisian KRS dan KHS on-line; serta untuk keperluan akses jurnal on-line melalui fasilitas Perpustakaan dan PUKSI Unsyiah. 

                Tata kelola fakultas dilakukan dengan manajemen yang efektif, efisien, akuntabel dan baik secara on-line maupun berupa hard copy.  Perencanaan, penganggaran, operasional dan evaluasi kegiatan dilakukan secara seksama berdasarkan standar baku tata kelola fakultas dan mendapatkan assessment secara berkelanjutan dari BAPSI, Biro Administrasi dan Keuangan, Biro Akademik dan Badan Penjaminan Mutu  (BJM) Universitas Syiah Kuala.

    Walaupun tahun 2010 Prodi Kedokteran Gigi yang menjadi cikal bakal Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah hanya berhasil mendapatkan akreditasi institusi pendidikan tinggi peringkat C, namun berbagai prestasi civitas Akademika terus dihasilkan antara lain staf pengajar FKG Unsyiah mampu bersaing dan berprestasi dalam ajang seminar nasional maupun internasional, hibah bersaing, dan lain-lain.

    Dalam melakukan evaluasi capaian terhadap komponen tri dharma perguruan tinggi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala telah menetapkan indikator kinerja yang menjadi target capaian dengan  7 indikator utama yaitu : passing grade SBMPTN, IPK rata-rata, Nilai TOEFL, lama masa studi rata-rata, waktu alumni menunggu pekerjaan pertama, lama penyelesaian skripsi, dan gaji pertama rata-rata lulusan.

    STRATEGI  STRENGT - OPORTUNITY

    1. Meningkatkan sistim KBK dengan metode PBL.
    2. Mengembangkan pendidikan manajemen bencana.
    3. Meningkatkan kerjasama dengan  PB PDGI untuk meningkatan kapasitas PS 
    4. Memperbaiki sistem dan mekanisme seleksi calon mahasiswa guna meningkatkan kualitas lulusan

    STRATEGI STRENGT-THREAD

    1. Meningkatkan kemampuan clinical skills mahasiswa untuk mencapai espektasi stake holders.
    2. Memenangkan proyek hibah kompetisi untuk penguatan  sistim KBK.
    3. Pengembangan pendidikan manajemen bencana.

    STRATEGI WEAKNES-OPORTUNITY

    1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga dosen dan tenaga pendukung.
    2. Meningkatkan fasilitas pembelajaran dan penelitian.
    3. Mengembangkan pendidikan manajemen bencana melalui interprofesional education dan community-based education.

    STRATEGI WEAKNES-THREAD

    1. Mengajukan akreditasi program studi.
    2. Meningkatkan kemampuan dosen dalam menggunakan ICT.
    3. Meningkatkan sarana dan prasarana pendukung
    4. Menguatkan sistem evaluasi akademik di PS
    5. Memperbaharui transformasi sistem dan mekanisme penyaluran dana dari rektorat ke PS.

     

    Hasil SWOT antar komponen selanjutnya dianalisis dan dirumuskan dalam bentuk matriks strategi pengembangan menurut komponen masukan, proses, dan luaran yang dirangkumkan sebagai berikut :

    1. Komponen Masukan (Aspek Mahasiswa, Sumber Daya Manusia, Kurikulum, Pembiayaan, Sarana, dan Prasarana).

                    Internal

     

    •  

     

     

    KEKUATAN (S)

     

    KELEMAHAN (W)

     

    PELUANG (O)

     

    1. Perbaiki sistem dan mekanisme seleksi calon mahasiswa guna meningkatkan kualitas lulusan
    2. Peningkatan kemampuan clinical skills mahasiswa untuk mencapai espektasi stake holders.
    3. Penerimaan proyek hibah kompetisi untuk penguatan  sistim KBK.
    4. Peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga dosen dan tenaga pendukung.

     

     

     

     

     

     

    ANCAMAN (T)

     

     

     

     

     

    1. Komponen Proses (Sistem Pengelolaan, Kurikulum, Proses Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat)

                  Internal               

     

    •  

     

     

    KEKUATAN (S)

     

    KELEMAHAN (W)

     

    1. Peningkatan sistim KBK dengan metode PBL.
    2. Peningkatan kerjasama dengan  PB PDGI untuk meningkatan kapasitas PS 
    3. Perbaharui sistem transformasi dan mekanisme penyaluran dana dari rektorat ke PS
    4. Peningkatan motivasi dosen dalam melakukan penelitian.

     

     

    PELUANG (O)

     

     

     

     

     

    ANCAMAN (T)

     

     

     

     

     

    1. Komponen Luaran (Lulusan dan Publikasi)

     

                      Internal

    •  

     

    KEKUATAN (S)

     

    KELEMAHAN (W)

     

    PELUANG (O)

     

    1. Kebutuhan tenaga dokter gigi yang kompeten terus meningkat
    2. Adanya kegiatan seminar ilmiah nasional yang dilakukan secara rutin.
    3. Tersedianya jurnal ilmiah untuk publikasi tulisan ilmiah dosen dan mahasiswa.
    4. Peningkatan motivasi, dosen dalam melakukan penelitian.

     

     

     

     

     

     

    ANCAMAN (T)

     

     

     

     

     

     

    BAB IV

    SASARAN PROGRAM

    FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA

     

     

    Dalam rangka mewujudkan visi, misi dan tujuan  FKG Unsyiah, maka sasaran yang ingin dicapai didasari pada Pemerataan dan perluasan akses, Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing, serta Peningkatan Tatakelola, Akuntabilitas dan Pencitraan Publik. Berikut justifikasi telaah sasaran program sebagai berikut:

     

    1. Melaksanakan kurikulum berbasis kompetensi

    Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah menerapkan sistem pembelajaran berbasis kompetensi dengan metode Problem Based Learning (PBL). Tujuan penerapan metode ini adalah untuk mengimbangi tuntutan global terutama dalam hal pengembangan ilmu dan teknologi kedokteran gigiserta untuk mencapai standar kompetensi lulusan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan Konsil Kedokteran Gigi Indonesia (KKGI) .

     

    1. Memiliki Tenaga Pengajar dan Tenaga Administrasi yang kapabel Penyelenggaraan proses belajar mengajar selain didukung oleh fasilitas yang memadai juga didukung oleh tenaga pengajar yang memiliki kompetensi dan kualifikasi di bidang ilmu  maupun reputasi dalam komunitas bidang yang ditekuninya. Selain itu, tenaga administrasi merupakan unsur penting untuk mendukung terselenggaranya aktivitas belajar mengajar serta kepentingan administrasi fakultas.

     

    1. Menyediakan sarana dan prasarana sebagai penunjang proses belajar-mengajar

    Sarana dan prasarana akademik memiliki hubungan yang erat dengan kualitas pendidikan, kebutuhan fasilitas tersebut sebagai penunjang untuk memperoleh mutu yang baik dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, disamping penguatan bidang ilmu dan profesi kedokteran gigi.

     

     

    1. Pengembangan sistem pelayanan administrasi

    Sistem penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan administrasi terus diperbaiki, mulai dari sistem perekrutan tenaga pengajar, mahasiswa maupun tenaga administrasi dalam pengelolaan fakultas. Sistem pelayanan administrasi tersebut menjadi penting sebagai satu kesatuan dalam pengelolaan fakultas.

     

    1. Pengembangan perencanaan dan kerjasama

    Perencanaan untuk pengembangan FKG dilakukan secara berkala oleh pengelola fakultas yang disusun berdasarkan evaluasi bulanan, tiga bulanan, enam bulanan dan menjadi rekomendasi untuk perencanaan program tahunan fakultas. Disamping itu fakultas menjalin kerjasama dalam rangka memperkuat kelembagaan dan pengembangan legitimasi untuk kepentingan publik dan reputasi alumni.

     

    1. Menciptakan suasana akademik yang kondusif

    Aktivitas akademik FKG Unsyiah merujuk kepada sistem dan aturan yang berlaku di lingkungan Unsyiah, upaya untuk memperbaiki dan menciptakan suasana akademik yang kondusif  terus diupayakan oleh fakultas sebagai modal pencitraan kepada publik.

     

    1. Melakukan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan

    Berbagai kegiatan pengabdian telah dan akan dilaksanakan oleh  FKG Unsyiah, kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat, dalam bentuk bakti sosial berupa pengobatan dan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.

     

     

    BAB V

    RENCANA STRATEGIS 2015-2019

    FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA

     

    1. Rencana Strategis Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala  (2015-2019)        

    Rencana strategis pada periode tahun 2015-2019  yang telah dirancang ditekankan pada tahap pengkondisian integrasi seluruh sistem tata kelola fakultas. Periode pertama dilakukan untuk memberikan basis persiapan bagi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan berfokus pada peningkatan mutu pendidikan dalam peningkatan daya saing, selanjutnya kegiatan berfokus pada peningkatan dan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang optimal dan peningkatan kualitas staf pengajar dan tenaga pendidikan.

     

    KEBIJAKAN

                Dasar kebijakan dalam pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala (FKG) Unsyiah pada periode ini adalah :

    1. Peningkatan mutu pendidikan sarjana kedokteran gigi dan profesi dokter gigi yang diakui secaras nasional.
    2. Memperkuat komitmen dan profesionalisme dosen dan tenaga kependidikan yang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasinya dalam mewujudkan pelayanan yang optimal.
    3. Mengoptimalkan penyediaan dan pemanfaatan sarana-prasarana dalam mendukung pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi.
    4. Mengoptimalkan manajemen tata kelola fakultas

     

    PROGRAM PENGEMBANGAN

    1. Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi
    2. Pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi staf pengajar dan tenaga pendidikan
    3. Seleksi penerimaan staf pengajar maupun tenaga pendidikan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan program studi
    4. Peningkatan lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan lokal dan nasional
    5. Pengembangan fasilitas fakultas

     

    SASARAN

    1. Melaksanakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)
    2. Memiliki staf pengajar dan tenaga kependidikan yang sesuai kualifikasi
    3. Peningkatan lulusan sarjana dan dokter gigi yang kompeten
    4. Meningkatkan sarana dan prasarana sebagai penunjang proses belajar-mengajar

     

    STRATEGI

    1. Menerapkan kurikulum dan metode pembelajaran yang efektif dan efisien
    2. Melaksanakan workshop dan pelatihan untuk para staf pengajar dan tenaga kependidikan
    3. Merekrut calon staf pengajar dari kalangan lulusan FKG Unsyiah yang berkualitas
    4. Pemberian rekomendasi dan beasiswa kepada staf pengajar untuk studi lanjutan ke jenjang S2, S3, dan Spesialis
    5. Mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi UKMP2DG dengan cara mengadakan bimbingan belajar minimal 4 bulan sebelum ujian dan try out berkala minimal 1 bulan sekali
    6. Pembangunan gedung baru
    7. Peningkatan standar mutu pendidikan dengan akreditasi B.